SMK Katolik
St. Mikael Surakarta atau Kolese Mikael adalah Sekolah Menengah Kejuruan
unggulan dan ternama yang ada di kota Surakarta . Saya akan
bercerita tentang sedikit sejarah SMK Mikael. Sejarah SMK Mikael sangatlh
panjang, SMK Mikael berdiri tanggal 1 Agustus 1962 dengan nama pertama kali
adalah STM Kanisius dan didirikan oleh Pater Wakkers, SJ (alm). Mulai tahun
1964 hingga sekarang penyelenggaraan sekolah berada di bawah Yayasan Karya
Bakti dan masih satu yayasan dengan ATMI Surakarta. Tepat pada tanggal 1
Agustus 1967, STM Kanisius berubah nama menjadi STM Katolik Santo Mikael
Bersubsidi Surakarta, berstatus Swasta Bersubsidi. Dan pada tahun 1968
dibangunlah kampus baru untuk Kolese Mikael di Jl. Mojo No.1, Karangasem, Laweyan,
Surakarta yang sampai sekarang masih ditempati. Sejarah juga mencatat bahwa
Kolese Mikael merupakan SMK pertama di Indonesia yang menerima sertifikat
ISO 9001:2000 nomor 01 100 018826 dari PT TUV Internasional Indonesia pada
tanggal 7 Januari 2003.
Nama Kolese
Mikael memiliki nama yang lebih populer dan gampang diingat oleh orang lain
yaitu MICO (Michael
College ). Dan memiliki
supporter yang sudah tidak asing lagi bagi para remaja dan warga Surakarta yaitu MICO
Mania. Yak, Mico Mania memang terkenal karena kemeriahannya dan kreativitas
yang ditunjukan oleh semua anggota Mico Mania. Mico Mania selalu hadir di saat
SMK Mikael mengikuti ajang perlombaan. Anggota Mico Mania terdiri dari seluruh
siswa SMK Mikael itu sendiri. Semua siswa diajak untuk ikut berpartisipasi dan
menyalurkan kreativitas yang dimilikinya dalam keanggotaan Mico Mania. Selain Mico Mania, SMK Mikael juga memiliki
klub pecinta alam yang dinamakan PASTELLO (Pasukan Pecinta Alam SMK Mikael
Solo). Pastello merupakan ajang bagi siswa untuk mencintai lingkungan dan untuk
lebih dekat dengan alam dengan cara menaiki gunung (hiking) secara
bersama-sama. Pendakian biasanya dilakukan pada saat moment menyambut hari-hari
penting negara Indonesia
dan pada saat Michael Day (Hari Jadi Kolese Mikael).
SMK Mikael
memiiki 3 visi utama untuk membangun sebuah karakter bagi siswanya. Ke-tiga
visi utama itu adalah :
1.
Competence
2.
Consience
3.
Compassion
SMK Mikael
juga memiiki symbol yang dinamakan CTE (Centre Technical of Education). Simbol
CTE itu sendri memiki arti sebagai berikut :
1.
Tulisan CTE memiliki arti bahwa SMK Mikael ingin
menjadi Pusat Pendidikan Teknik yang unggul dalam mengembangkan : Competency,
Coonsience, dan Compassion.
2.
Warna dasar kuning merupakan symbol sekolah Katolik.
3.
Warna dasar merah pada tulisan CTE melambangkan
keberanian menjadi pioneer/pelopor dalam pengembangan pendidikan kejuruan.
4.
Warna dasar putih pada tulisan CTE melambangkan
ketulusan hati.
5.
Warna ungu melambangkan bahwa setiap siswa berani
berjuang untuk menjadi perintis.
Nah, sekarang
saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya belajar dan mencari ilmu di
SMK Mikael hingga sekarang ini. Menurut saya, SMK Mikael bukan saja sekolaha
yang mengutamakan nilai semata. Di
Mikael, saya dan siswa yang lainnya diajarkan tentang banyak hal. Disini, saya
dan siswa yang lainnya rela untuk bersekolah hanya dengan satu gender. Yang
membuat saya kagum dan berkesan selama bersekolah di Mikael adalah tentang
diajarkannya kedisiplinan, tanggung jawab, mandiri, dan terutama kejujuran.
Memang saya akui, sebelum saya bersekolah di Mikael saya adalah seorang yang
pendiam, pemalu, dan takut mencoba hal-hal yang baru. Selama belajar di Mikael,
saya diajarkan 3 tipe dengan dibedakan tingkatan kelas. Pada kelas X, diajarkan
tentang nilai- nilai 3 C (Competence,Consience,dan Compassion) tersebut serta
diajarkan juga tentang nilai rohani yang biasa disebut AMDG (Ad Maiorem Dei
Gloriam). AMDG kalau di terjemahkan di bahasa Indonesia artinya “Semua hal yang
kita lakukan semata hanya untuk memuliakan Allah”. Pada kelas XI, diajarkan
untuk mendalami 3 C yang telah diajarkan di kelas X. Ketiga visi SMK Mikael
semakin melekat dan menjadi cirri khas siswa SMK Mikael tersendiri. Pada kelas
XI ini, siswa diberikan Tugas Akhir untuk merancang sebuah desain benda kerja
dan desain ini bisa untuk melanjutkan Tugas Akhir di kelas XII. Nah sekarang
beranja ke tingkat kelas XII dimana saya sekarang berada. Di kelas XII ini,
siswa diajarkan untuk lebih kritis terhadap suatu permasalahan, dan
melaksanakan visi 3C secara benar dan tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Selama hampir
3 tahun bersekolah di SMK Mikael, saya dan semua siswa yang lain ditekannya
sikap “Teman Sepenanggungan” dan dengan semangat yang disebut “Man For Others”
sejak memulai MOS hingga sekarang. Semangat ini merupakan semangat kebersamaan
yang diajarkan untuk peduli dengan sesama manusia yang terjalin antar seluruh
siswa tanpa membedakan angkatan siswa keberapa.
Sikap Kejujuran pun menjadi hal mutlak di SMK Mikael, tidak ada
tawar-menawar dengan sikap ini. Apabila ada siswa yang mencuri atau menyontek
maka akan tanggung sendiri akibatnya dan siap-siap menerima keputusan
dikeluarkan dari sekolah. Memang, Kolese Mikael mempunyai sikap tegas dengan
semua peraturan yang ada di Kolese ini. Inilah bedanya Kolese Mikael dengan
sekolah lainnya, dimana di sekolah lain peraturan yang ada bisa di tolerir
tidak berlaku di Kolese Mikael.
Kolese Mikael ini memberikan kesan yang ga akan pernah
terlupakan oleh murid-muridnya seperti kebersamaan yang melekat menjadi satu seperti
keluarga sendiri. Pembentukan dan pengembangan karakter yang merupakan visi
sekolah untuk siswanya telah membantu siswa menemukan sebuah identitas diri
maupun jati dirinya sendiri. Meskipun murid-murid SMK Mikael terdiri dari satu
gender yang sama, tetapi mereka tidak pernah terlibat dalam sebuah perkelahian,
tawuran, atau bahkan hingga menyangkut masalah hukum. Finally, selama sekolah
di SMK Mikael ga ada kata bosan untuk masuk ke sekolah, semua siswa antusias
masuk sekolah. Hampir setiap hari terjadi hal yang menarik di lingkungan siswa
entah itu dimarahin guru, ketiduran saat pelajaran, sering galau, dikerjaiin
teman, menjadi seperti cowboy di saat praktik berlangsung, dan masih banyak
lagi keseruan yang terjadi selama berada di lingkungan sekolah


0 komentar:
Posting Komentar